January 12, 2009

Kesendirian Hidup

Tertawalah, maka dunia akan tertawa bersamamu
Menagislah, maka kau akan menangis sendiri
karena dunia tua nan sedih,
harus meminjmkan kegembiraannya.
Tetapi, dalam setiap kesuliatan,
terdapat sukacita tersendiri

Menyanyilah, maka bukit-bukit akan bergema,
Mengeluhlah, maka keluhanmu akan menghilang,
bergema memantulkan suara yang penuh kegembiraan,
yang menutupi suara kedukaan

Bersukacitalah, maka semua orang akan mencarimu
Berdukalah, maka mereka akan membalikkan tubuh dan berlalu
Mereka menginginkan kegembiraanmu,
tetapi mereka tidak memerlukan penderitaanmu

Bergembiralah, dan lihatlah betapa banyak temanmu
Bersedihlah, maka mereka semua akan menjauhimu
Tiada yang menampik anggur manis lezatmu
tetapi kau sendiri yang harus meminum cairan empedu

Berpestalah, maka balai-balaimu akan penuh sesak
Berpuasalah, maka dunia akan menjauhimu
Jadilah berhasil dan berdermalah untuk membantu hidupmu di dunia,
tetapi ingatlah bahwa tidak ada orang yang membantumu saat engkau menutup mata

Ada ruang di balai-balai kenikmatan,
untuk kelompok orang kaya dan berkuasa
Tetapi, satu demi satu dari kita harus berbaris
melalui gang-gang sempit kepedihan yang menyakitkan

By: Ella Wheeler Wilcox

No comments: