Aku belajar untuk tidak marah, ketika seorang yang tidak di kenal menginjak kakiku.
Ah, maklumi saja, maklum bis ini sangat sesak, mungkin ia terdorong oleh orang lain
Aku belajar untuk tidak kecewa, ketika apa yang aku harapkan ternyata tidak menjadi kenyataan.
Ah, mungkin Tuhan ingin aku berharap lebih lagi pada-Nya
Aku belajar untuk memaafkan, ketika ada seorang yang menyakiti hatiku
Oleh karena Tuhan mengajarkanku untuk memaafkan 70 x 70 dalam sehari
Aku belajar untuk tidak melakukan pembalasan kepada mereka yang telah melukai aku
Karena pembalasan adalah bagian Tuhan
Aku belajar untuk setia dalam hal perpuluhan
Karena Tuhan telah mengikrarkan janjiNya dan karena berkatku adalah dari padaNya
Aku belajar untuk tidak larut dalam kesedihan dan air mata, ketika ada hal yang mendukakan hatiku
Karena Tuhan akan menggantikan setiap air mataku dengan tari-tarian
Aku belajar untuk tidak patah semangat ketika aku gagal
Karena semangat yang patah akan mengeringkan tulang, membuat kita tidak mau melakukan apapun juga
Dan kegagalan adalah awal dari suatu keberhasilan
January 13, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment